Yang paling layak untuk dicintai adalah cinta itu sendiri

Ada sebuah ungkapan menarik yang diucapkan oleh salah seorang tokoh fenomenal dari Turki bernama Bediuzzaman Said Nursi. Ungkapan itu berbunyi “hal yang paling layak untuk dicintai adalah cinta itu sendiri dan hal yang paling layak dibenci adalah kebencian itu sendiri.” Ungkapan ini sangatlah dalam jika kita mampu memahami dan merenunginya, terlebih jika kita adalah orang yang sedang terlarut dalam kebencian-kebencian.

Penghayatan saya atas ungkapan Said Nursi di atas membawa saya pada kesadaran bahwa kita haruslah senantiasa memelihara rasa cinta kita baik kepada orang yang baik maupun kepada orang jahat, lalu membuang rasa benci sejauh-jauhnya apapun alasannya, karena kebencian tidak akan membuat hidup kita bahagia melainkan hanya akan menambah luka. Luka-luka hati yang disebabkan oleh kejahatan orang tidak akan terobati oleh benci, cinta yang akan mengobatinya, cinta yang lahir dari maaf dan ikhlas.

Memang tidak mudah mencintai orang yang menyakiti kita, apatah lagi jika hingga kini ia masih menyakiti kita. Namun pilihannya adalah membencinya lalu rasa sakit di hati kita akan terus ada bahkan akan semakin bertambah atau kita memaafkannya, mencintainya hingga hati ini akan mampu menyembuhkan lukanya sendiri disebabkan kekuatan cinta.

Cinta itu sendiri adalah hal terabstrak di dunia, tidak ada yang mampu memberikan definisi baku tentang cinta. Banyak orang yang mengaku mencintai namun yang ia lakukan justru menggoreskan luka, ada yang melampiaskan nafsu setan atas nama cinta dan ada cinta yang melahirkan keserakahan, cinta harta misalnya. Namun bukan ini bahasan kita, kita ambil saja satu bagian terpenting dari cinta, yaitu kasih sayang.

Melalui cinta yang diwakili oleh kasih sayang kita akan mencapai kedamaian hidup. Ketika kita menolak memberikan kasih sayang pada orang lain, maka bayangkanlah jika orang lain menolak untuk memberikan kasih sayang kepada kita, bisa dipastikan kita akan sengsara atau bahkan mati. Menjaga cinta dengan mencintai cinta itu sendiri menjadi sangat penting agar kedamaian tetap tercipta, agar hidup tidak sengsara, luka pasti akan bermunculan seiring waktu dan beragam sifat orang yang kita temui, akan tetapi dengan cinta kita akan senantiasa mampu mengobatinya.

Lautan kebencian yang mendalam akan terhapus dengan setitik cinta saja. Meskipun kita harus tiba-tiba saja cinta kepadanya akan tetapi memang cinta sesungguhnya tidak membutuhkan alasan, cukuplah kebutuhan akan kedamaian hakiki menjadi alasan kita untuk menumbuh kembangkan cinta.

Salam cinta.. Semoga kita semua mampu menjaganya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s