Pentingnya perubahan

Beberapa dari teman seperjuangan saya dulu yang berhasil melakukan keputusan radikal dalam hidupnya tampak sangat bahagia saat ini, sebagian lagi tidak terlalu buruk.

Jadi teringat ucapan Mario Teguh beberapa tahun yang lalu “perubahan memang tidak menjamin perbaikan, tetapi tidak ada perbaikan tanpa perubahan.” inti dari perubahan adalah keberanian, berani keluar dari zona nyaman, berani mengambil resiko. Ini yang membuat sebahagian orang tak mampu melakukan perubahan. Bahkan dalam referensi islam terdapat ayat yang menyebutkan “Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum jika tidak kaum itu sendiri yang mengubahnya.”

Sesungguhnya perubahan itu memang sudah terus menerus terjadi, kita hanya perlu mengikutinya. waktu terus berubah, dunia, orang-orang di sekitar, semuanya terus berubah. Usia misalnya, ia berubah sedikit demi sedikit hingga tiba saatnya untuk lulus, lalu bekerja, menikah, punya anak dan mati. Pada saatnya tiba orang-orang akan bertanya “sudah ini?”,”sudah itu?”, terasa tidak nyaman di telinga padahal memang sudah waktunya seperti itu, kita bukan tidak nyaman dengan pertanyaan, tetapi kita benci orang membuat kita teringat pada ketidak mampuan kita mengikuti perubahan.

Ada kalanya kita bertahan bukan untuk diri kita sendiri, tetapi untuk orang lain, misalnya untuk orang tua. Hanya saja sesungguhnya itu tidak pula dapat dijadikan pembenaran untuk menolak perubahan, yang kita perlukan hanyalah keyakinan bahwa kita mampu meyakinkan orang lain terhadap perubahan yang kita pilih. Ada baiknya bertahan, tetapi kita tidak selamanya bisa bertahan.

Pilihan dari teman-teman seangkatan dulu mengingatkan saya tentang betapa pentingnya mengikuti perubahan, saya yang memilih bertahan kini justru harus dihadapkan pada posisi sulit yang serba terlanjur, melakukan hal-hal yang menurut saya sudah menjadi usaha maksimal namun berbuah hasil yang mungkin dimata orang lain seperti tidak berusaha sama sekali. Lalu bagaimana jika sudah terlanjur? Saya memilih kata terlanjur dari pada kata terlambat, karena menurut saya tidak ada kata terlambat selama nyawa masih menghuni jasad. Nah jika sudah terlanjur, yang harus dilakukan justru melakukan perubahan yang lebih sulit lagi. Pilihan akan semakin sulit jika kita semakin menunda perubahan. Misalnya kita kuliah di jurusan yang salah, semakin semester tua maka pilihan untuk pindah jurusan akan semakin berat.

Be a stong man, everything will be changed, we just have to follow it strongly (sorry for a bad english)

6 pemikiran pada “Pentingnya perubahan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s