K.A.P.E : The Return

Dunia kembali dihebohkan oleh berita kembalinya kape. Langit terbelah, sungai tsunami dan gunung-gunungpun meletus.

Segalanya menjadi sulit saat kedatangan kape. Mau dengar musik harus pasang kape recorder, mau makan harus pakai lemang kape, mau nongkrong biar gaul harus di kape, bahkan jika ingin punya dua anak saja harus minum pil kape.

Aku tak mengerti mengapa kape ada, apalagi kini ia kian mirip dengan ‘induak angkangnya’ yang bernama skripsi. Mungkin saat dilahirkan, kape itupun tidak diinginkan oleh orangtuanya. Kasihan? Tidak! Justru orang yang ketiban kapelah yang kasihan.

Aku khawatir jika kape ini adalah konspirasi illuminati yang meminta tumbal mahasiswa, lihat saja mereka yang masuk ke dalam ruangan sidang kape, banyak sekali yang menangis dan atau histeris. Ya, pasti mereka di dalam sana sedang mengalami ritual pengorbanan illuminati!

Aku berharap suatu saat sang pengendali angin terakhir itu datang, yang menguasai empat elemen dan kemudian menghacurkan kape. Aku tau kape itu pasti datang bersamaan saat negara api menyerang, sehingga semuanya jadi seperti ini, negeri ini sudah terlalu menderita. Hidup akan lebih makmur tanpa kape, bunga-bunga akan bersemi kembali, tanah yang gersang akan kembali subur dan mahasiswa-mahasiswa yang imut-imut akan kembali ceria.

(PERHATIAN! Dosen dilarang baca)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s