Membingkai kenangan 4 tahun

Waktu berlalu memang seringkali tidak kita sadari, masa-masa kuliah ini akhirnya telah menggenapi tahun ke empat. Di titik ini akhirnya kita harus berjuang sendiri-sendiri, ada yang mengurus skripsi, ada yang memikirkan KP dan ada yang masih sibuk dengan teori-teori. Sebelumnya kita juga tidak lagi bisa bersama-sama dengan teman-teman yang pindah kuliah malam, mengambil cuti/berhenti dan memutuskan kuliah di tempat lain. Yah inilah masa kuliah, masuk sama-sama tapi lulusnya belum tentu semuanya bisa sama-sama. Semoga do’a dan semangat dapat selalu saling kita berikan kepada teman-teman kita.

Suatu kebahagiaan yang luar biasa kita dapat berkumpul di hari terakhir semester VIII dengan suasana saling terbuka, saling memaafkan dan tak lupa saling mendo’akan kesuksesan. Kebersamaan kita memang tak terlalu indah, tapi kebersamaan selama 4 tahun tidak mungkin kita lewatkan begitu saja. Kita di sini sejak awal memang telah akrab dengan sebutan “tidak kompak”, sesama teman sekelas kita juga ada beberapa yang pernah cek-cok dan masih banyak hal-hal lain yang terjadi. Lika-liku kebersamaan ini memberikan kita hikmah yang banyak tentang pertemanan, teman tidak akan selalu ada di saat senang dan susah, teman tidak akan selalu membuat kita bahagia, ada kalanya dia akan membuat kita jengkel dan kecewa. Tapi itulah pertemanan, teman bukanlah malaikat, sehingga pertemanan yang paling baik adalah yang mampu saling mengerti dan saling melengkapi.

Kepada teman-teman lainnya yang telah lama tidak berkumpul baik yang pindah malam, berhenti, cuti atau lainnya, tulisan ini menjadi ungkapan rindu pula. Moment-moment seperti di kantin bunda, saat pergi ke duri menghadiri acara pernikahan Elita (walaupun terlambat), pergi ke pernikahan buk Agintha atau cerita perjalanan teman-teman yang ke Bangkinang, ke rumah Evri makan durian sama-sama dan yang pergi ke Sumbar semoga dapat selalu kita kenang bersama.

Cerita kita di mastama dan KBM hingga masa KKN meskipun tidak kita jalani bersama seluruh rekan sekelas tapi rasanya cukup indah untuk dikenang pula sehingga dapat membingkai kebersamaan kita selama di UMRI menjadi sebuah hiasan kenangan di sanubari kita.

Terima kasih atas semua kebersamaan ini, semoga sukses yang skripsi, lancar yang KP dan cepat selesai yang teori.

Selamat jalan semester VIII, selamat datang semester “abnormal” yang penuh tekanan mental.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s