Aroma Edelweis

Bunga Edelweis terkenal sebagai bunga abadi sebab harumnya tak pernah hilang meskipun kuntumnya layu. Edelweis menjadi simbol bagi para pencinta alam atau lebih tepatnya lagi bagi para pendaki gunung, sebab bunga ini hanya ada di puncak-puncak gunung.

Ketika pertama kali mengetahui tentang bunga Edelweis, aku langsung ingin mencium bau harumnya di tempat asalnya. Ketika itu aku masih SMP, kulihat di TV para Mahasiswa pecinta alam dengan gembiranya menari di antara rumpun-rumpun bunga Edelweis. Ya, kebahagian itu langsung membuat mata kecilku berbinar, mendaki gunung, melihat keindahan alam dan tentunya mencium aroma bunga Edelweis. Aku yakin setiap orang menginginkan ini walau sepragmatis apapun kegiatan kuliahnya (sebagian mahasiswa ada yang tidak tertarik dengan organisasi, sehabis kuliah langsung pulang). Daya tarik bunga ini tak terbantahkan, dahulu para pendaki gunung sering memetik bunga ini untuk kekasihnya, namun kini bunga ini tak boleh lagi dipetik demi kelestariannya. Bunga ini seperti memanggil, bukan hanya para pecinta alam tapi mungkin setiap pecinta keindahan.

Kini saat aku telah menjadi mahasiswa, aku ternyata tak mampu mewujudkan mimpi bertemu Edelweis, ada banyak faktor yang menghalanginya. Namun harapan tak begitu saja padam, semoga harapan ini akan berbuah nantinya, sebuah tafakur alam yang kan kian membangkitkan tawadu’ jiwa.

Salam untukmu Edelweis

Edelweiss, Edelweiss

Every morning you greet me

Small and white, clean and bright

You look happy to meet me

Blossom of snow may you bloom and grow

Bloom and grow forever

Edelweiss, Edelweiss

Bless my homeland forever

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s