kape lagi – kape lagi

Pada suatu siang, ada seorang pemuda langang yang duduk di ujung gang, mukanya manyun kayak ikan cupang, badan lemas kayak kulit pisang yang udah dibuang. Puas ia menerawang, kemudian muncul temannya yang kayak berang-berang.

“Woy, manga juo lai ang yuang. Wisuda lah ang lai.” Temannya yang kayak berang-berang menegur bak tentara Jepang yang lama nyasar di minang.

“boro-boro wisuda atau skripsi, kape aja aku tunggang langgang.”

“Haha.. Makanya jangan suka lalai-lalai jadi orang, nanti lama-lama kepalamu jadi peang.”

“Apa urusannya sama kepala peang?”

“Ada lah yuang, walaupun udah tunggang langgang tapi nyatanya kau tetap lalai jadi orang, lama-lama kau frustasi trus kau antuk-antukkan palamu ke tiang sampai kepalamu jadi peang”

“Ah, gak gitu juga kali. Aku kalau frustasi gak nunggu kepala peang, langsung terjun ke jurang. Aku gitu pulak orangnya.”

“Mak! eskrim kau yuang.”

“Ekstrim woy! Ekstrim, bukan eskrim”

“Haha, maklum lah yuang, lagi lapar nih, kepikiran makanan aja jadinya.”

“Ah, ngeles aja lu.”

“Sok gaul ang kini ma yuang, pakai bahasa Jakarta. Lagipula aku ini gak pintar, mana bisa ngasih les ke anak orang.”

“Ah, terserah kau lah -_-”

“Ngomong-ngomong masalah apa lagi dengan kape mu?”

“Gini, aku gak bisa ngambil kape semester ini, paling mungkin ya semester 9, jadi otomatis masa kuliahku jadi makin lama, belum lagi skripsi yang lebih payah dari kape, ntah kapan lah aku lulus jadinya ni”

“Wah, kasihan emak bapakmu kalau gitu ya.”

“Nah, iya, itu yang aku pikirkan. Aku sih gak masalah kuliah lama. Tapi biayanya itu ha.”

“Iya jugak ya, jadi ikut sedih aku lihat kau terus-terusan galau karena kape.”

“Ya begitulah, udah nasib.”

“Mbahaha..”

“Lho, kenapa tiba-tiba ketawa? Tadi katanya ikut sedih.”

“Ya lagi pengen ketawa aja, aku kalau sedih sebentar abis tu ketawa. Aku gitu pulak orangnya.”

“Dasar orang yang aneh -_-”

Kemudian suasana gang kembali lengang, hingga terang semakin berkurang, tak lama adzan ashar berkumandang. Kedua pemuda bergegas menuju mesjid untuk bertandang. Ya walaupun langang tapi tetap sholeh jadi orang..

Di en..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s