GESIT (Gerakan Silaturahmi) bukan hanya sekadar kampanye

Partai dakwah ini memang bisa dikatakan miskin, hanya mengandalkan penggalangan dana dari para kadernya saja, makanya ia tidak sanggup bersaing dengan Partai lain yang menguasai “serangan udara” lewat media-media televisi, online dan cetak. Namun dengan hanya mengandalkan kekuatan kader saja bukan berarti Partai dakwah ini menjadi lemah, kekuatan “infanteri” lewat gerakan silaturahim (GESIT) juga terbukti sangat ampuh dan lebih mampu menampung aspirasi masyarakat.

Gesit atau di kalangan kader biasa disebut Direct Selling (DS) ini selain sebagai media kampanye partai juga sebagai media untuk bersosialisasi bagi para kader, media untuk menguji semangat dan kefahamannya atas manhaj tarbiyah dan yang paling “menguntungkan” adalah kesempatan bersilaturahmi kepada masyarakat yang sebagaimana diajarkan agama islam dapat memperpanjang umur, memudahkan rezeki dan mempermudah *ehm mendapatkan jodoh. Satu kesan tersendiri bagi saya pribadi adalah kebahagiaan melihat senyum yang tersungging di wajah setiap warga yang dikunjungi, didengar keluh kesahnya dan dapat kenang-kenangan pula dari kami, kehangatan seperti ini terutama sekali didapatkan di desa-desa yang memang penduduknya masih erat sekali memegang adat tata krama bangsa Indonesia yang memuliakan tamu dan ramah kepada semua orang.

Sebuah rahmat tersendiri bagi para pelaku politik yang bermotifkan dakwah seperti kami, kekuatan ukhuwah menjadi lebih erat, tekad memperbaiki (islah) bangsa menjadi lebih bulat dan.. Masih banyak lagi. Saya sebagai kader tarbiyah yang baru mulai membantu dunia politik (siyasi) pada pemilu kali ini, luar biasa merasakan kenikmatannya, sampai setiap waktu luang ingin sekali digunakan untuk bergerak melakukan DS. Dan alangkah lebih indah lagi jika setiap umat islam dan unsur bangsa Indonesia lainnya mau mendukung gerakan ini, gerakan tanpa pamrih, kalahpun kami akan tetap mengabdi tapi tentu pengabdian akan lebih maksimal jika kami si nomor 3 ini menang, hehe..

Well.. Inilah testimoni kecil dari saya yang sebelumnya pada 2009 masih menjaga jarak dari dunia politik. Kini saya paham semangat dakwah ini untuk benar-benar membangun bangsa lewat gerakan politik, saya berharap kamu juga memahaminya..

Salam tiga besar..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s