Penulisan orang pertama tunggul *eh tunggal

Berhubung salah satu tulisan yang memuat “role of reading” saya putuskan untuk dihapus, maka sebagai gantinya saya buat tulisan ini.

Jujur saya selalu bingung menggunakan kata untuk penyebutan orang pertama tunggal dalam setiap tulisan saya. Apakah itu Gue, aku, saya, aden, deyen, ambo, diriqu, Ane, Ana dll.. Dsb.. Dst.. Karena beberapa gendre tulisan menuntut penggunaan kata yang berbeda. Oleh karena itu mulai saat ini saya coba menerapkan standar sendiri untuk tulisan saya. Yang saya sebut “Role of first person” yaitu:

1) Untuk tulisan dengan pembahasan yang serius saya gunakan kata “saya”.
Untuk tulisan religius yang lebih nyantai, saya gunakan kata “Ane”.
Untuk tulisan nyantai banget dan atau cerpen dengan tema tertentu, saya gunakan kata “Gue” ditambah beberapa kosakata dari ibukota Jakarte.

2) Bagi yang kenal saya harap jangan ketawa saat saya menggunakan kata “gue”. Emang sih dari tampang dan asal-usul daerah gak pantes banget Ane make kata itu, But it’s not about tampang mamen, it’s all about content.

3) Biasakan baca bismillah sebelum membaca tulisan saya, agar jika anda tidak menemukan manfaat atau kelucuan dari tulisan saya, setidaknya anda sudah dapat manfaat dengan mengingat nama Allah. Satu lagi anda dapat pahala karena telah menyenangkan hati saya dengan membaca tulisan saya (maacih yach..)

Sekian dulu, maaf iseng. Silahkan mampir lagi di lain waktu, wassalam

Posted from WordPress for BlackBerry.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s