The over handsome syndrome

Entah kenapa gue pengen make judul ini, padahal mungkin gak bakalan nyambung dengan isi tulisannya hehe.. Gue sama sekali gak merasa handsome, apalagi over handsome. Yaa, kecuali saat di depan cermin. Aneh banget ya, entah kenapa setiap berada di depan cermin itu setiap orang selalu merasa paling cantik dan paling ganteng, beberapa orang kadang menghabiskan waktu yang sangat lama di depan cermin demi penampilan yang perfect. Come on man, namanya manusia ya gak bakalan sempurna lah. Emang sih beberapa “solekan” berhasil membuat orang terlihat sempurna, terutama mereka yang emang udah cakep dari sononya, belum lagi yang pakai jasa make up artist, bakalan nyaris tanpa cela dah penampilannya.

Tapi yang pengen gue bahas itu lebih kepada cermin dan kadar kecakepan (ehm..) Nyadar gak sih fenomena yang gue paparin di atas itu sebenarnya nunjukin satu hal kepada kita, bahwa memang kadar kecantikan/kegantengan itu sangat relatif. Persepsi tentang cantik/ganteng akan berbeda pada tiap orang, bahwa mata sebagai indera utama yang kita gunakan dalam menilai kecakepan orang itu mudah banget di tipu, gak usah make up tebal atau pake make up artist, lu cukup ambil foto lu secara random berkali-kali dengan ekspresi berbeda, sering kali ada satu ekspresi yang membuat kita terlihat cakep. Itu baru ekspresi, belum lagi saat kita menyihir diri sendiri saat melihat cermin. Tipuan mata saat ini akan lebih banyak, dari tipuan pencahayaan sampai tipuan canggih bernama PHOTOSHOP.

Well dari itu semua, jelas gak ada yang bisa kita banggain dari kecakepan fisik. Semua hanya permainan mata, Toh dia juga akan luntur seiring bertambahnya usia. Mungkin lo akan dapat segalanya dari tampang Handsome/pretty itu, tapi itu hanya SE-MEN-TA-RA. Sudah saatnya kita memperhatikan kecakepan akhlaq kita (Ustad mode: on) tau gak sih kisah di jaman Nabi saat seorang nenek yang rajin banget ibadah, dia dijanjikan oleh Rasul akan berpenampilan seperti anak 17 tahun di surga nanti, nah gimana dengan yang gak ahli ibadah? Akan jadi sebaliknya, bahkan jadi lebih parah saat di bakar api neraka (hiiii.. Serem). Kisah lainnya tentang akhlak yang cakep itu ada di alam kubur, ada ibu-ibu yang gemar sedekah dikubur 20 tahun, saat kuburannya dibongkar untuk dipindahkan ternyata mayat almarhumah masih utuh dan masih cantik, wow!

Satu hal lagi kelebihan dari kecakepan akhlaq, believe it or not, sejelek apapun tampang kita pasti akan ada orang tua yang kesengsem buat jodohin anaknya sama kita, itu karena kebanyakan orang tua masih punya pandangan yang fair dalam menilai seseorang, gak kayak kebanyakan kita yang masih menilai dari tampang (ngaku lo, ngaku!!). Ini dilihat dari kebanyakan orang tua yang sholeh, yang otomatis memiliki kemungkinan anak sholeh/sholeha yang lebih besar. Siapa sih yang gak mau pendamping sholeh/sholeha? Lumayan kan buat dunia-akhirat..

Posted from WordPress for BlackBerry.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s