Mentari di seberang laut

Termenung ku di bibir laut

Terpukau lukisan alam senja,

Cahaya langit berwarna-warni,

Mengiring sang mentari yang kan
pergi.

Pergi,
Tenggelam dimakan laut,

Diserbu sepi,

Dibunuh kelam malam.

Duhai,
Tak ingin ku ditinggal sang cahaya indah.

Kuberenang mengejar,

Kucoba menggapai,

Hingga akhirnya kusadari,

Aku tak mampu.

Aku harus rela melepas,

Sang pelita yang begitu indah.

Yang hanya bisa kukagumi,

Ketika pergi ku tak mampu berbuat apa-apa.

Mungkin kelam malam akan lebih baik bagiku,

Untuk ku merenung,

Memperbaiki diri,

Lebih mendekat pada Sang Kuasa.

Hingga Sang kuasa menghadirkan Sang mentari Fajar,

Yang tak kalah indah,

Yang dapat lebih lama kukagumi,

Yang mampu terang menyinari.

Posted from WordPress for BlackBerry.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s